TIDAK HARUS MENJADI LELAKI UNTUK SUKSES

Surabaya, 4Jovem Redaksi – Selasa (19/09/2017)

 “You don’t need to become ‘one of the men’ to succed” –Aline Santos-

Pesan singkat untuk seluruh perempuan yang ada di penjuru dunia ini datang dari Aline Santos selaku Global EVP Marketing, Unilever. Memegang peranan penting di perusahaan ternama, Aline Santos berharap melalui pesan singkatnya ini banyak perempuan yang akhirnya tergerak untuk bisa bangkit meraih mimpi seperti dirinya. Aline Santos mengajak para perempuan untuk tidak perlu takut akan stereotipe keterbatasan peran dan kemampuan perempuan dalam dunia karir.

Berfokus pada pesan Aline, Kita seolah disadarkan untuk tidak lagi menyalahkan keadaan yang sudah menjadi budaya dominan seluruh dunia yakni patriarki. Karna pada hakikatnya, perempuan tidak perlu membuktikan diri atau bahkan menyamakan dirinya dengan laki-laki untuk bisa meraih kesuksesan. Sebab perempuan juga memiliki hak dan kesempatan yang sama dengan laki-laki jika mereka mau mewujudkannya.

Dan langkah awal yang diperlukan adalah, para perempuan harus yakin dan percaya bahwa kodratnya menjadi seorang ibu, makmum, wanita karir, artis, atau bahkan ibu rumah tangga sekalipun bukanlah menjadi penghalang bagi dirinya untuk sukses. Bahwa keberadaan perempuan sebagai secondary sex bukanlah suatu hal yang paten dan tidak dapat diubah. Semua bisa menjadi berubah dan berbeda 180 derajat tergantung bagaimana sudut pandang yang digunakan. Termasuk definisi sukses itu sendiri. Jika kita berbicara mengenai perempuan sukses, tentu sudah banyak tokoh-tokoh dunia yang bisa dijadikan contoh. Tak terkecuali di Indonesia. Tapi apa yang menyebabkan perempuan-perempuan ini bisa sukses?

Jawabannya satu. Aktualisasi diri.

Penerimaan atas kodratnya untuk memberikan kasih sayang terhadap sesama, menjadikan mereka berani untuk menunjukkan bahwa dengan sifat keibuan, title support system bagi suami pun tidak menjadi masalah. Sebab mereka sadar, bukan disitu letak perdebatannya. Stereotipe atas kemampuannya untuk bekerja, dipandang sebagai sebuah kerikil yang tidak mampu membuat mereka mati dalam bekerja. Menciderai mungkin, tapi tidak parah. Sehingga kerikil-kerikil tersebut tidak akan mampu untuk membunuh mimpi besar mereka. Masih ada cara lain untuk tetap sukses tanpa harus menjadi laki-laki ataupun mengubah kodratnya. Mereka hanya cukup menjadi diri sendiri dan bekerja sesuai kemampuan untuk menunjukkan seberapa besar tekad mereka dan seberapa uniknya jalan yang mereka miliki untuk bisa sukses.

Dan terbukti melalui 4Jovem, banyak perempuan-perempuan hebat yang sudah membuktikan kesuksesan bisa diraih tanpa harus menjadi laki-laki. Tetap mengurus rumah dan menjaga anak-anak serta suami, para top founder dan perempuan-perempuan 4Jovem menunjukkan bahwa hanya dengan daster mereka sudah bisa mengangkat derajat keluarga bahkan memberikan penghasilan hingga jutaan rupiah. Tidak perlu menolak kodrat, mereka justru menerima dan membuktikan bahwa jalan yang dipilih oleh Tuhan adalah jalan kebenaran yang justru membawanya pada kesuksesan.

Karna sukses, pada dasarnya ada di tangan kita sendiri. Tidak tergantung orang lain, apalagi kondisi sosial, budaya, dan ekonomi yang ada. Dan makna terdalam dari sebuah kesuksesan, tidak dilihat berdasarkan jenjang karir, prestasi, dan penghasilan semata. Tapi makna terdalam dari kesuksesan, berada pada seberapa bergunanya diri Kita untuk orang lain.

Jika mereka bisa ciptakan jalan kesuksesan sendiri, kenapa Kamu tidak? (dys)