SHARING IS CARING DEVITA UNTUK DOWNLINE

Surabaya, 4Jovem Redaksi – Sabtu (06/05/2017)

Masih ingat dengan materi Time to Dominate?

Untuk Kamu yang perhatikan betul-betul materi Bong Chandra, Kamu pasti ingat deh dengan salah satu perkataannya. Bahwa indikator dari seorang upline yang baik adalah, mereka yang bisa memberikan nilai kepada para downline-nya.

Dan salah satu member Kita yaitu Ibu Devita, ternyata sudah menerapkan hal itu jauh-jauh hari sebelumnya lho. Sempat join di MLM lain, Ibu Devita sadar betul bagaimana sistem dan mekanisme MLM yang akan merugikan. Karena sebelumnya pernah kehilangan sejumlah uang akibat salah pilih MLM, Ibu Devita yang kini join dengan 4Jovem berusaha mati-matian supaya hal itu nggak kejadian lagi lho. Bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk para downline-nya.

Karena itu, Ibu Devita menerapkan filosofi sharing is caring kepada para downline-nya supaya nggak hanya berfokus dalam mencari reward. Tapi dia mengajak downline-nya untuk lebih fokus kepada pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Dengan prinsipnya yang terus menebar kasih sayang kepada para downline, Ibu Devita rutin menanyakan kabar dan perkembangan para downline-nya sembari mengingatkan mereka untuk selalu bersyukur lho guys. Meredam ambisi untuk bisa mendapatkan kepuasan materi yang berlebih, menjadi poin penting Ibu Devita yang selalu ditekankan. Terbukti dengan kesabarannya, Ibu Devita mampu memberikan nilai positif bagi para downline dimana meski tidak berhasil mendapatkan Agya, pemasukan mereka melalui bonus-bonus lainnya terus stabil bahkan mengalami peningkatan lho.

Baginya, menjalankan bisnis MLM ini seperti membesarkan anak. Harus penuh strategi, jangan terlalu memaksakan kehendak, tapi tetap tegas untuk berada pada jalurnya. Kalau Kamu bisa mengatur dengan baik bisnismu, maka setiap prospekan yang dijalankan akan terasa tenang dan membuahkan hasil tanpa harus ada paksaan. Hal ini dialami sendiri oleh Ibu Devita yang hampir setiap harinya, pasti ada orang yang datang kepadanya untuk join sebagai member baru lho. Meskipun terkesan tidak ambisius, tapi Ibu Devita meyakini bahwa hidup yang benar harus dilakukan dengan penuh perjuangan TAPI dengan kapasitasnya masing-masing. Sehari menargetkan harus prospek berapa orang, bukan berarti Ibu Devita memforsir dirinya sendiri untuk bisa berhasil closing. Baginya memberikan informasi tentang khasiat produk dan sistem marketing plan secara jujur dan tulus kepada calon prospekan, sudah menjadi lebih dari cukup untuk mencapai keberhasilan.

Karena itu nih guys, Ibu Devita nggak pernah bosen-bosennya membersarkan hati para downline untuk bisa menjalankan bisnis ini dengan penuh rasa syukur. Sebab menurut keyakinan Ibu Devita, perannya sebagai upline yang juga seorang pemimpin tim, nggak boleh dijalankan setengah-setengah dengan memberikan harapan palsu dan dorongan-dorongan ambisius. Dan alasan inilah yang membuat Ibu Devita selektif terhadap calon downline-nya. Kalau dirasa calon itu memiliki ambisi yang kuat dan belum bisa diajak lapang dada, maka Ibu Devita nggak pelit untuk menyerahkan calon member tersebut ke upline lain lho...

Wah.. salut deh. Ternyata kehadiran Ibu Devita sudah memberikan nilai baru untuk Kita semua ya... Yuk! Saatnya menjadi dominan dengan nilaimu sendiri. Kita tunggu ya ....