NGEJOVEM SAMBIL TIDURAN, BISA BAWA PULANG AGYA HANYA DALAM 3 BULAN!

Surabaya, 4Jovem Redaksi – Kamis (11/05/2017)

Another real story yang akan menyanyat perasaan Kamu, berhasil tim Redaksi rangkum dalam sepenggal kisah inspiratif dari kehidupan Ibu Aprilia Santi Widyastuti lho.


Dihadapkan oleh kenyataan hidup yang pahit, Ibu Aprilia terpaksa harus melepaskan hobi sekaligus karir cemerlangnya sebagai penyanyi campursari beberapa tahun silam. Didiagnosis terkena asam lambung dan penyakit ‘klenik’ tak tersembuhkan, wanita yang akrab disapa Ibu Aprilia ini terpaksa mengalami kebangkrutan sampai harus tidur bersama tikus lho!. Karir, bisnis, dan seluruh harta yang dimilikinya ludes tak tersisa untuk biaya berobat. Bepergian dari satu tempat ruqyah ke tempat ruqyah yang lain, Ibu Aprilia masih nggak berhasil sembuh dari penyakit ‘klenik’ yang diyakini sebagai kiriman dari para pesaingnya lho. Alhasil, Ibu Aprilia dan keluarga harus rela diusir dari rumah sendiri dan hidup mengandalkan bantuan keluarga. Sehari-harinya, Ibu Aprilia hanya bisa menunggu uluran tangan tetangga maupun sanak saudara yang simpati untuk memberikan sekedar makanan ataupun pakaian. Bahkan untuk tempat tinggalnya pun dirinya dan keluarga terpaksa mengungsi ke kontrakan tua tak berpenghuni milik saudara iparnya dengan kondisi atap bocor dan banyak rayap dan tikus.


Kehidupan nyaman yang dulu sempat dirasakan pun mendadak hilang begitu saja saat suami terpaksa melepas bisnis counter dan beralih sebagai supir taxi. Sedangkan Ibu April yang terkenal sebagai penyanyi campursari, harus terpaksa turun dari panggung karena ketidak sanggupannya saat bertemu banyak orang. Perasaan tidak percaya diri hingga membuatnya pingsan tiap berinteraksi dengan orang, membuat Ibu Aprilia mengurung diri di dalam rumah. Bahkan hampir selama 3 tahun lamanya, Ibu Aprilia hanya menghabiskan waktu dengan terbaring diatas kasur tanpa bisa beraktivitas sama sekali. Namun melihat besarnya perjuangan suami yang juga tengah berjuang melawan penyakit liver dan jantung, Ibu Aprilia tergerak untuk bangkit dan mengalahkan penyakitnya demi membantu perekonomian keluarga. Dengan meminjam handphone sang anak, Ibu Aprilia mulai mencari peluang-peluang bisnis yang bisa dijalankan di rumah. Beruntung pertemuannya dengan Ibu Tuti, menghantarkan Ibu Aprilia dalam menemukan solusi hidup melalui 4Jovem.


Mudahnya strategi marketing yang bisa dijalankan secara online, membuat Ibu Aprilia sukses hanya dengan berawal dari 1 HU dan berkembang jadi 7 HU. Dan tepat di 3 bulan pertama, Ibu Aprilia berhasil menjadi peraih Agya pertama di wonogiri lho! Padahal selama menjalankan bisnis ini Ibu Aprilia hanya bermodalkan HP anak yang dipakai sambil terbaring diatas kasur! Bayangkan, meski fisiknya lemah, tapi semangat bangkit Ibu Aprilia yang tinggi berhasil membuatnya bukan hanya dapat mobil, tapi juga belasan reward HP, Umroh gratis, dan bonusan yang bisa dipakai untuk DP rumah dan beli sepeda juga! Keren banget kan?! Kisah nyata ini sudah seharusnya menjadi pukulan untuk diri Kita sendiri yang masih malas-malasan dan bergantung pada nasib.


Karena berkat kegigihannya dalam melawan penyakit, kini Ibu Aprilia berhasil meraih kembali kehidupan manisnya. Melalui sistem online dalam menjalankan bisnis, perlahan-lahan proses interaksi Ibu Aprilia mulai pulih sehingga tidak takut lagi saat berhadapan dengan orang lain.


Makanya itu guys... melalui tim Redaksi, Ibu Aprilia berpesan untuk tetap  semangat dan jangan pernah menyianyakan kesempatan sekecil apapun. Karena seburuk-buruknya hidup, kalau Kamu mau bangkit dan berusaha optimis, tentu semua akan berjalan lancar sesuai rencana. Karena kunci dari hidup yang sehat, dibangun dari mindset yang positif.


Yuk! Belajar dari kisah Ibu Aprilia supaya Kamu lebih semangat lagi dalam ngejovem. Karena dari kisahnya Kita bisa belajar bahwa ungkapan “nggak ada yang nggak mungkin selama ada kemauan” sudah terbukti benar.


Semangat terus Jovemku!